Batas

Batas dijengkal.
Batas dilewati.
Batas direnggut.
Batas dikhianati.

Argumen

Karena setiap argumen memiliki argumen balasan.
Dan setiap tindakan memiliki alasan.
Maka pada suatu saat, kita akan dapat berdesak-desakan pada ruang tanpa batasan.

Dan kemudian diam.

Karena diam adalah jawaban yang pantas* untuk argumen tolol.




*Irving Karchmar, "Sang Raja Jin".

Teman Yang Tak Terlalu Akrab

Cinta yang bagaimana?
Cinta yang membuatmu tertawa dan membuatmu tetap kanak-kanak?
Atau cinta yang membuatmu tua, menderita dan meregang nyawa?

Oh pengendara raksasa belantara, kini aku berurai air mata.
Oh penari ambigu, kini setiap bendungan tak mampu menahan laju.

Dari rangkai tajam peluru dan rasa takut yang menghujam setiap detik kupejam mataku. Atau kubuka?

Kemudian canda dan cinta bunda yang menakutiku. Warna sepi yang semakin kupuja. Letih yang selalu ingin kuakrabi. Atau kumusuhi?
Karena mengikuti nalar sungguh aku tak punya nyali.

Jadilah aku menangis tanpa sembab.
Dan kau, jadilah temanku yang tak terlalu akrab.